Pemkot Sukabumi Libatkan Kader PKK Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah
Pemerintah Kota Sukabumi berupaya menekan angka inflasi di bawah 2,5 persen melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan kelurahan serta pembagian bibit tanaman pangan kepada kader PKK.
Upaya menekan laju inflasi hingga berada di bawah 2,5 persen tengah digencarkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi. Strategi yang ditempuh meliputi penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah yang diagendakan secara bergiliran mencakup 33 kelurahan.
Bertempat di Taman Cikondang pada 20 Oktober 2026, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan GPM sekaligus menyerahkan bantuan bibit cabai dan bawang merah kepada para Ketua TP-PKK Kecamatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan bahwa agenda GPM yang diproyeksikan menyasar 200 titik ini sangat penting guna meredam inflasi yang kini tercatat di level 2,77 persen. Ke depannya, ia juga berniat mengoptimalkan dana kelurahan untuk mendukung penyelenggaraan pasar murah skala lokal.
Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Eneng Rahmi, menjelaskan bahwa jajaran pemda memiliki mandat untuk meredam lonjakan harga pada kelompok volatile food. Oleh karena itu, dalam kegiatan GPM kali ini pihaknya turut mendistribusikan bibit cabai dan bawang merah mengingat kedua komoditas tersebut kerap menjadi pemicu utama inflasi. Melalui perwakilan kecamatan, bibit-bibit tersebut diteruskan ke 33 kelurahan agar dapat ditanam langsung oleh Kader TP-PKK Kelurahan.
Selain pasar murah, rangkaian acara tersebut juga menghadirkan gelar wicara yang menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan. Sesi diskusi ini diselenggarakan guna membekali para kader dengan pengetahuan teknis seputar budidaya tanaman cabai dan bawang merah.
Sumber berita: Portal Resmi Kota Sukabumi — 20 Oktober 2026.



